“Gol yang tercipta ke gawang kita memang kesalahan saya, saya tidak tahu bola memantul ke bawah kaki saya dan saya memutar kaki saya ke belakang supaya tidak terjadi penalti,” ujarnya ketika ditemui di Hotel Aston Palembang, Rabu (5/11).
Beruntung pemain yang biasa disapa Vlado tersebut membayar kesalahannya dengan mencetak gol penyeimbang sekaligus membangkitkan semangat pasukan Maung Bandung. Setelah itu, inisiatif permaian memang langsung dipegang oleh Konate Makan dan kawan-kawan terutama ketika memasuki babak perpanjangan waktu.
“Tapi setelah kita mencetak gol semuanya berubah, hanya Persib yang bermain dengan mengandalkan kerjasama pemain. Setelah saya membuat kesalahan, kita justru melakukan comeback, dan bermain lebih baik,” sambungnya.
Dengan gol yang dicetaknya kemarin otomatis membuat dirinya kini telah mengoleksi 6 gol, jumlah yang cukup banyak untuk ukuran pemain belakang. Namun bagi Vlado raihan dirinya sejauh ini bukan semata ambisi untuk mencetak banyak gol tapi untuk membantu Persib meraih gelar juara di akhir kompetisi.
“Di awal saya tidak mencetak banyak gol namun semakin kesini saya seperti berperan sebagai striker. Tapi yang paling penting kita bisa mencapai final di setiap kompetisi seperti Inter Island Cup dan sekarang ISL. Jadi kita harus mengerahkan 150 persen kekuatan untuk menjadi juara,” tutupnya.

No comments:
Write komentar